Akhir bulan mei yang lalu kami kedatangan tamu dari Semarang yang ke Surabaya untuk berobat. Akhirnya kami menjamu tamu tersebut dari menjemput di airport, kemudian makan siang, lalu mengantar ke kantor PMI sebentar dan kemudian menjemput dan makan malam di salah satu resto Kwetiaw Medan di Jl. Kedungdoro yang antri itu, tepatnya di Apeng.
Sebenarnya bukan rutinitas itu yang mau saya sampaikan tetapi aktivitas kami selama menunggu tamu kami sebelum kami menjemputnya untuk jalan-jalan dan makan malam. Karena tamu kami ada acara di PMI (tengah kota, di Embong Ploso), akhirnya kami ke Delta Plaza, saya sendiri merasa kurang nyaman bila jalan-jalan di Delta Plaza, entah mengapa saya juga kurang paham.
Karena sudah di area sana, saya ajak nih hubby saya yang pastinya malas banget ke area museum. Masuklah kami ke Monkasel (Monumen Kapal Selam) yang terletak di sebelah Delta Plaza, karena kami ke sana pas di siang hari (sekitar pkl 13.30) bisa dibayangkan betapa teriknya. Tiket masuk hanya 10 ribu rupiah saja sudah termasuk nonton video.
Pembatas tiap ruangan ada pintu bulat yang tentunya untuk saya dan hubby yang berukuran tubuh extra butuh trik tertentu, jadilah kita tertawa sendiri sampai ada orang dibelakang kami yang ikutan tertawa lihat ni mama papa kok lebih lucu dari anaknya wkwkwkwk.
Saya sendiri sudah ke2 kali ke tempat ini, itupun sudah sekitar 10 tahun yang lalu. Dan saya tetap saja cukup terpesona dengan kapal selamnya. Kapal selam bekas perang puluhan tahun yang lalu sudah menggunakan teknologi yang menurut saya cukup canggih.
Sedangkan saya sendiri kagum juga dengan para kru kapal tersebut. Saya tidak akan betah tinggal dalam kapal selam itu dengan ruang yang sempit dantentunya tidak ada udara luar, OMG, dengan makanan yang mungkin hanya makanan kaleng untuk dipanaskan, karena kompornya kanya berupa elemen pemanas. Bila seperti ini salut deh dengan para pejuang.
Si Felix yang semula antusias tapi juga ngantuk mulai “on” karena senang melihat objek yang baru untuk dia. Pas ada ruangan yang agak luas, mungkin ruang mesin langsung aja si Junior lari-lari sambil ketawa-ketawa. Sambil putar-putar semacam kemudi (valve) dia merasa mengemudikan mobil sambil lirik mami papinya dan tersenyum simpul. Tampak dia happy walaupun dia belum dapat mengungkapkannya.
Seiring dengan berjalannya waktu kami tiba di ujung kapal selam dan saat melihat pintu keluar dan papinya kluar sambil turun tangga dan ajak turun mulailah si Felix rewel dan tidak mau turun, masih mau jadi pelaut tampaknya. Karena Felix ngga mau turun dan daripada kepanasan si papi akhirnya naik lagi dan main-main di ruangan yang agak luas tadi.
Lalu kami berencana nonton video yang sudah termasuk dalam tiket yang sudah kami bayar. Sambil menanti kami jalan-jalan ke arah sungai ternyata ada kolam renang kecil dan tentunya Felix ingin banget main air. Karena tanpa persiapan tentunya kami tidak mau berenang selain itu berenang di tempat terbuka, tentu bukan pilihan buat kami.
Sambil duduk di tepi sungai dan minum the melihat seberang sungai banyak lalu lalang mobil dan ada tiga perahu yang digunakan untuk lomba di malam hari. Setelah bosan kami kea rah ruangan video, video diputar pkl 14.00. Tapi karena banyak sekali yang berebut masuk saya jadi malas juga dan memutuskan pulang. Sebelum pulang kami sempat melihat ayam yang memang ada di sana.
Walaupun ini bukan liburan/rekreasi yang kami rencanakan tetapi saya yakin Felix cukup menikmatinya. Seandainya tidak ada tamu dari Semarang pasti F elix tidak main ke Monkasel saat itu. Monkasel ini merupakan salah satu tempat rekreasi yang baik untuk anak-anak karena mendidik.
Rabu, 24 Juni 2015
Minggu, 14 Juni 2015
BM (broadcast message)
Bagi yang menggunakan smart phone pasti sudah biasa menggunakan bbm dalam komunikasi dan pasti sudah sering menerima BM alias broadcast message. Mungkin bagi sebagian orang BM dianggap mengganggu dan respon tiap orang juga berbeda-beda ada yang delete contact, ada yang langsung end chat, ada juga yg bilang baik-baik tidak mau trima bm.
Beberapa hari yang lalu saya menerima BM dari tetangga saya yang juga adalah leader saya di MLM yang saya ikuti.Saya tidak membahas produk atau apapun lainnya di sini.
Pada saat saya menerima BM tersebut kondisi saya memang jujur sedang jutek berat, entah mengapa. Awalnya saya baca sekilas saja. Lalu saya memutuskan untuk membacanya lagi perlahan sambil saya renungkan. Tanpa saya sadari jutek saya berangsur berkurang karena saya memutuskan untuk bersikap positif.
Cara Tuhan memulihkan saya beragam, kadang lewat lagu, renungan di kantor, BM dll. Jujur saja kerohanian saya merosot tajam dibandingkan saat masih pacaran dulu.
Berikut BMnya siapa tahu bisa membantu Anda.
****************************************
"Hidup adl PROSES,, hidup adl BELAJAR"
Ketika aku berpikir negatif pada seseorang. Tanpa sadar, aku telah menghakimi orang itu.
Lebih mudah mana? Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka.
Lebih mungkin mana? Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri..?
Lebih mudah mana? Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?
Lebih penting mana? Berusaha menguasai orang lain atau belajar menguasai diri sendiri?
Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku, melainkan bagaimana aku berusaha baik pada orang lain.
Bukan orang lain yang bikin aku bahagia, melainkan sikap diriku sendiri-lah yang menentukan, aku bahagia atau tidak.
Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali. Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan, yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik.
Hidup adalah proses, Hidup adalah belajar. Tanpa ada batas umur Tanpa ada kata tua.
JATUH, berdiri lagi ..
KALAH, mencoba lagi ..
GAGAL, bangkit lagi Selamat pagi . TUHAN MEMBERKATI SETIAP USAHA KITA
******************************""********
thx Ce Maria...
Sabtu, 13 Juni 2015
matematika kehidupan
MATEMATIKA KEHIDUPAN
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
1) Mengapa PLUS dikali PLUS hasilnya PLUS?
2) Mengapa MINUS dikali PLUS atau sebaliknya PLUS dikali MINUS hasilnya menjadi MINUS?
3) Mengapa MINUS dikali MINUS hasilnya PLUS?
Hikmahnya adalah sbb:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
1. Mengatakan BENAR thd sesuatu hal yg BENAR adalah suatu tindakan yg BENAR.
Rumusnya adalah + x + = +
2. Mengatakan BENAR thd sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH thd sesuatu yg BENAR adalah suatu tindakan yg SALAH.
Rumus matematikanya:
+ x – = -
– x + = -
3. Mengatakan SALAH thd sesuatu yg SALAH adalah suatu tindakan yg BENAR.
Rumus matematikanya:
– x – = +
Pelajaran matematika ternyata sarat makna. Kebenarannya pasti & bs kita ambil sebagai Pelajaran Hidup.
Utk matematika pembagian, adalah sbb:
1 ÷ 1 = 1
1 ÷ 2 = 1/2
1 ÷ 10 = 1/10
1 ÷ 100 = 1/100
Sedangkan 1 ÷ 0 = ~ ( tak terhingga).
Maknanya adalah:
- Kalau kita melakukan perbuatan baik, spt membantu org lain misalnya, kemudian kita mengharapkan balasan atas perbuatan itu, mk semakin kita banyak berharap hasilnya akan semakin kecil (1/100 dst).
Tetapi ketika kita melakukannya dgn Ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu imbalan apa pun atau 1 ÷ 0, maka hasilnya akan "Tak Terhingga" yg artinya Tuhan akan memberikan balasan atas keikhlasan kita dgn balasan yg tak terhingga (Penuh Berkat)
✔ Tatkala kita memperbaiki niat kita, saat itulah Tuhan memperbaiki keadaan kita
✔ Ketika kita menginginkan kebaikan utk org lain, maka kebaikan itu akan datang pada kita dari arah yg tdk kita duga
✔ Di saat kita hidup utk membuat org lain bahagia, Tuhan menjadikan org lain membahagiakan kita
✔ Maka carilah selalu celah utk "memberi", bukan "mengambil"
✔ Setiap kali kita memberi maka di saat itulah kita diberi (oleh Tuhan) tanpa perlu meminta.
"Mathematics may not teach us how to add love or how to minus hate. But it gives us every reason to hope that “every problem has a solution”"
Have a good week end
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
1) Mengapa PLUS dikali PLUS hasilnya PLUS?
2) Mengapa MINUS dikali PLUS atau sebaliknya PLUS dikali MINUS hasilnya menjadi MINUS?
3) Mengapa MINUS dikali MINUS hasilnya PLUS?
Hikmahnya adalah sbb:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
1. Mengatakan BENAR thd sesuatu hal yg BENAR adalah suatu tindakan yg BENAR.
Rumusnya adalah + x + = +
2. Mengatakan BENAR thd sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH thd sesuatu yg BENAR adalah suatu tindakan yg SALAH.
Rumus matematikanya:
+ x – = -
– x + = -
3. Mengatakan SALAH thd sesuatu yg SALAH adalah suatu tindakan yg BENAR.
Rumus matematikanya:
– x – = +
Pelajaran matematika ternyata sarat makna. Kebenarannya pasti & bs kita ambil sebagai Pelajaran Hidup.
Utk matematika pembagian, adalah sbb:
1 ÷ 1 = 1
1 ÷ 2 = 1/2
1 ÷ 10 = 1/10
1 ÷ 100 = 1/100
Sedangkan 1 ÷ 0 = ~ ( tak terhingga).
Maknanya adalah:
- Kalau kita melakukan perbuatan baik, spt membantu org lain misalnya, kemudian kita mengharapkan balasan atas perbuatan itu, mk semakin kita banyak berharap hasilnya akan semakin kecil (1/100 dst).
Tetapi ketika kita melakukannya dgn Ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu imbalan apa pun atau 1 ÷ 0, maka hasilnya akan "Tak Terhingga" yg artinya Tuhan akan memberikan balasan atas keikhlasan kita dgn balasan yg tak terhingga (Penuh Berkat)
✔ Tatkala kita memperbaiki niat kita, saat itulah Tuhan memperbaiki keadaan kita
✔ Ketika kita menginginkan kebaikan utk org lain, maka kebaikan itu akan datang pada kita dari arah yg tdk kita duga
✔ Di saat kita hidup utk membuat org lain bahagia, Tuhan menjadikan org lain membahagiakan kita
✔ Maka carilah selalu celah utk "memberi", bukan "mengambil"
✔ Setiap kali kita memberi maka di saat itulah kita diberi (oleh Tuhan) tanpa perlu meminta.
"Mathematics may not teach us how to add love or how to minus hate. But it gives us every reason to hope that “every problem has a solution”"
Have a good week end
Sup ayam kembang tahu
Entah kenapa beberapa minggu ini agak suntuk dan sedang ingin menyendiri. Dan sejak punya anak salah satu kegiatan “me time” saya adalah pada saat saya seorang diri (yang lain tidur) dan saya sibuk di dapur dan sembari menunggu masakan atau kue saya matang dan siap dimakan saya bisa melamun, marah dll. Aktivitas lain saat suntuk adalah makannnnnn dan tentunya berat badan saya semakin banyak (tidak patut ditiru ataupun dibanggapan).
Dalam kurun beberapa minggu ini saya banyak masak dan buat kue yang saya suka, tentunya resep akan saya posting sedikit demi sedikit ya. Harap sabar ya, pasti saya akan mulai posting berbagai resep favorit saya.
Sup ayam kembang tahu ini adalah salah satu resep olahan ayam yang cukup saya suka, rasanya ringan, sehingga menonjolkan rasa asli dari ayamnya, segar dan nikmat sekali disantap saat hawa dingin. Sebenarnya ini bukan resep asli keluarga saya, tetapi dari keluarga om saya, dan saya jadi menyukainya. Selain membuatnya mudah, saya yakin semua orang bisa membuatnya dan rasanya enak sekali, mau dimakan dengan nasi maupun tanpa nasi tetap saja enak.
Langsung aja ke TKP yuk
Bahan:
1 ekor ayam kampung (rasa akan jauh lebih nikmat dengan ayam kampung karena lebih gurih, atau bisa juga dengan ayam pejantan)
50 gr jamur kuping
1 bungkus kembang tahu, potong sesuai selera
5 buah wortel (untuk serat)
50 gr soun RRT
5 siung bawang putih
2-3 buah bawang prei / bawang daun
1 sdt garam
1sdt gula
½ sdt merica (bisa juga diganti seruas jahe bila tidak mengkonsumsi merica untuk anak-anak)
1 sdm kecap asin
Cara membuat:
Dalam kurun beberapa minggu ini saya banyak masak dan buat kue yang saya suka, tentunya resep akan saya posting sedikit demi sedikit ya. Harap sabar ya, pasti saya akan mulai posting berbagai resep favorit saya.
Sup ayam kembang tahu ini adalah salah satu resep olahan ayam yang cukup saya suka, rasanya ringan, sehingga menonjolkan rasa asli dari ayamnya, segar dan nikmat sekali disantap saat hawa dingin. Sebenarnya ini bukan resep asli keluarga saya, tetapi dari keluarga om saya, dan saya jadi menyukainya. Selain membuatnya mudah, saya yakin semua orang bisa membuatnya dan rasanya enak sekali, mau dimakan dengan nasi maupun tanpa nasi tetap saja enak.
Langsung aja ke TKP yuk
Bahan:
1 ekor ayam kampung (rasa akan jauh lebih nikmat dengan ayam kampung karena lebih gurih, atau bisa juga dengan ayam pejantan)
50 gr jamur kuping
1 bungkus kembang tahu, potong sesuai selera
5 buah wortel (untuk serat)
50 gr soun RRT
5 siung bawang putih
2-3 buah bawang prei / bawang daun
1 sdt garam
1sdt gula
½ sdt merica (bisa juga diganti seruas jahe bila tidak mengkonsumsi merica untuk anak-anak)
1 sdm kecap asin
Cara membuat:
- rebus ayam kampung yang sudah dicuci bersih dan dipotong (minimal 10 menit mendidih), saya tidak menggunakan hati dan ampelanya.
- siram kembang tahu, jamur kuping, dan soun RRT dengan air mendidih hingga kembang. Bila jamur kuping terlalu besar bisa dipotong potong
- tumis bawang putih yang sudah dicincang halus dan bawang prei yang dipotong serong masukkan dalam rebusan ayam sambil direbus masukkan bahan dan semua bumbu, biarkan mendidih selama kira-kira 10 menit (lebih enak dengan api kecil) dan cicipi
- siap dihidangkan
Selasa, 26 Mei 2015
Iga panggang madu
Ceritanya, beberapa minggu ini, kepala saya pusing, tampaknya karena tensi saya drop dan memang ada masa dalam sebulan tubuh saya pasti menunjukkan gejala untuk minta makan daging merah. Singkat cerita karena ada sedikit rejeki lebih saya memutuskan untuk membuat iga panggang. Sebenarnya sudah lama sekali ada keinginan untuk membuat iga panggang, dan inilah saatnya.
Bahan:
1,5 kg iga sapi, saya minta potong agak besar agar puas saat memakannya
1 cm jahe iris tipis,
10 siung bawang putih
2 lembar daun salam
1 buah bawang Bombay ukuran kecil, potong 4
6 sdm madu
1 sdm tomat
1 sdt saus hoisin (bisa skip)
½ sdt merica hitam
1 sdt kecap asin
2 sdm kecap manis
½ sdt pala bubuk
1 sdm gula
1 sdm garam
Cara membuat:
Iga dipotong dan bersihkan dari lemak (lemak di iga sangat banyak, oleh karena itu rasanya gurih). Agar lebih mudah membuang lemaknya, masukkan iga dalam lemari es, bila lemak sudah membeku, maka lemak dapat dipotong lebih mudah.
sambil membersihkan iga dari lemak, saya merebus air di panci presto
masukkan 5 siung bawang putih, digeprek saja, bawang Bombay dibagi 4, daun salam, 1 sdt garam, 1 sdt gula, sedikit merica, ½ sdt pala bubuk
masukkan iga lalu tutup rapat panci presto
saya merebus 20 menit dihitung mulai panci mendesis, itupun sudah ada beberapa tulang yang lepas dari daging nya karena terlalu empuk, lama memresto tergantung kondisi panci presto, sebaiknya 15 menit setelah mendesis sudah dapat dimatikan.
Setelah selesai, kompor dimatikan dan diamkan semalaman, karena proses memasak masih berjalan dan jangan pernah membuka langsung panci presto karena sangat berbahaya, mengingat panci presto bertekanan tinggi sehingga dapat mencelakakan kita sendiri
Setelah panci presto benar-benar dingin, kita buka dan ambil iganya.
tumis 5 siung bawang putih yang sudah di cincang halus hingga wangi, lalu saya tambah kuah kaldu (lemak di bagian atasnya saya buang 100% yang sampai 1 cm tebalnya, terbayang bila lemak tersebut ada di pembuluh darah kita.
masukkan iga sapi, bumbu-bumbu: gula, garam, saus tomat, madu, merica hitam, kecap asin, kecap manis, saus hoisin dan rebus dengan api kecil selama 10 menit.
sebelum dihidangkan, panggang di panggangan steak atau double pan sambil sesekali siram dengan sausnya, hanya butuh waktu sebentar saja, hanya untuk membuat aroma panggangan saja.
Saya menyajikan dengan potongan mentimun, selada segar, kentang goreng, dan jagung manis rebus. Sebenarnya ingin dimakan bersama salad sayur wortel dan lettuce yang dicampur dengan mayonnaise (coleslaw), tetapi karena tidak berhasil mendapatkan lettuce bahkan di Superindo juga kosong, makanya saya ubah haluan sayurnya mentimun, selada segar (salah satu sayur favorit saya), dan jagung manis rebus.
Hidangan pendamping dan sayur bisa sesuai dengan selera, yang pasti iganya mak nyussss, kata pak Bondan. Felix, si junior yang menu pagi dan siang nya saya buatkan bubur lahap banget makan iga panggang buatan saya. Biasanya bila ada daging yang berserat langsung ga mau, ini bisa kunyah dan bisa bilang “enak, masakan mami enak”. Tampaknya penggemar masakan saya bertambah.
Senin, 25 Mei 2015
Holiday
![]() |
| sibuk tiup balon dari air sabun |
Wew, bulan mei ini banyak sekali tanggal merah. Yang terasa agak panjang adalah tgl 14 Mei dan 16 Mei ini. Walaupun tg 15 Mei saya harus masuk kerja dan kembali libur di tanggal 16 Mei.
Karena Felix libur maka hubby terpaksa cuti untuk menemani Felix di tanggal 15 Mei.
Bila banyak keluarga pergi berlibur bersama keluarga untuk long weekend, kami hanya di Surabaya saja dan menikmati liburan yang dekat-dekat saja.
Kami baru keluar rumah tg 16 Mei, itupun malam hari, hanya ke Food Festival. Salah satu pujasera di kawasan Surabaya Timur tepatnya di perumahan Pakuwon city Surabaya. Sebenarnya saya tidak tahu kalau sedang ada acara “Pasar Malam Tjap Tunjungan” semacam pujasera dengan berbagai stand makanan. Sehingga Food Fest begitu ramai, saya memang kurang suka berada di keramaian, karena membuat saya pusing. Kalaupun tahu, pasti saya tidak datang ke sana.
Tetapi justru karena ramai, saya berjumpa dengan beberapa orang yang lama tidak berjumpa, saudara sepupu saya dan seorang teman SMU dulu. Tampaknya dunia begitu sempit.
Di Food Fest, tidak hanya ada aneka makanan dengan berbagai model dan aneka snack. Tetapi juga ada live music (karena pas malam minggu saya ke sana, dan tanpa saya sadari Felix suka melihat penyanyinya dan menikmati musiknya, malah kami diajak mendekat ke panggung, kalau mau jadi penyanyi atau pemusik juga boleh kok), ada juga berbagai mainan untuk anak seperti, becak-becakan, vespa, trampoline, bom bom car, bola-di air, naik kuda, komedi putar, becak medan, kereta. Intinya di sini semua usia bisa menikmatinya dan bisa menjadi salah satu jujugan rekreasi keluarga juga.
Selain itu konsep outdoor nya itu juga menjadi daya tarik tersendiri bagi saya. Dengan berbagai hiasan lampu warna-warni yang membuat suasana malam semakin asik.
![]() |
| naik vespa unik sama papi |
Singkat cerita Felix sangat menyukai kegiatan kami malam itu, dia main berbagai mainan dari naik kereta sambil ketawa-ketawa, naik vespa dengan papinya, antri trampoline yang sampai 1 jam lamanya, naik komedi putar sampai 2x, dan karena terlalu capek di perjalanan pulang dia tertidur walau sedikit rewel sebelumnya karena terlalu capek.
![]() |
| Add caption |
Selain itu beberapa kali kami ke Food fest ada acara kemunitas, kemarin ada pecinta mobil sedan dan beberapa waktu lalu ada pecinta anjing. Buat saya itu juga menarik untuk mengajarkan Felix berbagai macam hobby, entah mana yang akan dia suka kelak. Yang penting bagaimana bisa memilih kegiatan yang positif.
![]() |
| wefie di kereta kelinci |
Selain acara dalam kota saya juga merenungkan beberapa hal:
- Melihat Felix tidur di dekapan saya dalam tidurnya yang lelap, saya melihat duplikasi saya dan suami. Sungguh luar biasa karya Tuhan dalam kehadirannya. Terkadang saat capek tidak sengaja marah, membentak, memukul, tetapi langsung saya menyesalinya. Karena saya tahu sakitnya dan saya tidak mau sakit hati itu juga melekat di kejiwaannya. Cepat sekali waktu berlalu, rasanya baru kemarin dia masih bayi yang 100% hidupnya bergantung pada saya, sekarang sudah besar, sudah punya selera sendiri baik dalam memilih baju (suka baju Superhero, walaupun masih terbalik-balik antara Spiderman, Superman, Ironman, Batman), memilih makanan, suka dengan jenis makanan tertentu, bahkan kalau menunya kurang enak, entah hambar atau terlalu asin, langsung Felix tidak mau makan, walaupun lapar.
- Betapa cepat waktu bergulir. Tak terasa saya sudah berusia 30 tahun lebih, bahkan rambut putihpun mulai semakin banyak. Felix sudah berusia 2 tahun lebih. Dan saat-saat di mana kami dapat menikmati waktu bersama sekeluarga sangat jarang karena sibuk bekerja, membereskan rumah, dllsb. Saat Felix bilang ayo mami-papi duduk sini, main sama-sama, sesegera mungkin saya selesaikan pekerjaan saya dan duduk bersama. Walaupun acara bermain versi Felix masih belum dapat saya mengerti saya hanya mau menikmati waktu bersamanya. Waktu begitu berharganya bahkan kita tidak dapat membeli waktu. Semua makanan enak, kenikmatan, senyuman, rumah mewah dapat dibeli dengan uang, tetapi waktu yang didah berlalu tidak akan pernah bisa dibeli, seberapapun banyak uang kita. Walaupun dalam sehari-hari saya berinteraksi dengan Feix hanya beberapa jam, saya ingin komunikasinya optimal, saya tidak ingin menyesal di kemudian hari.
- Bila selama ini, saya biasa memutar video di Youtube atau DVD untuk mengajak Felix makan atau untuk sedikit mengalihkan perhatiannya agar saya bisa ambil waktu untuk beres-beres. Tampaknya ini bukan ide yang bagus, karena Felix cukup sering untuk minta pegang HP saya untuk menonton Pororo. Sebaiknya anak dikenalkan gadget di usia 5 tahun ke atas, agar tidak terlalu kecanduan. Melihat bagaimana dia sangat menikmati menonton Pororo bahkan sampai hafal urutan ceritanya, membuat saya cukup menyesal. Dan saya berusaha untuk menariknya ke kegiatan lain, seperti main balon dari air sabun, kreativitas dari kulit jeruk nambangan (walaupun tidak bertahan lama, mungkin tidak menarik).
Bila ada libur dan bisa meluangkan waktu sekeluarga, ingin rasanya 3-4 hari dalam seminggu seperti itu, walaupun tidak mungkin. Begitu berharganya sebuah keluarga, tempat di mana kita bisa mencurahkan diri kita tanpa basa-basi, hanya menjadi diri kita sendiri, menuangkan segenap kasih sayang, meluangkan waktu bersama, bercanda. Saya hanya ingin menikmati waktu yang ada.
Jumat, 17 April 2015
Probolinggo trip
Akhir bulan Maret yang lalu saya pergi ke Probolinggo untuk ceng beng, salah satu budaya tiong hoa untuk mendoakan keluarga yang meninggal, kami pergi ke makan mami, dan kedua orangtuanya.
Pagi kami berangkat dan Puji Tuhan perjalanan lancar sekali, sehingga Surabaya-Probolinggo kami tempuh hanya dengan waktu 2,5 jam, termasuk langka terutama sejak peristiwa lumpur Lapindo.
Acara kami hanya ke makam untuk tabur bunga, tentunya saya harus ke pasar untuk membeli bunga. Dan agenda di pasar yang tak terlewatkan adalah membeli kue cucur, semacam snack tradisional dari tepung beras dengan gula jawa yang digoreng. Menurut saya cucur di Surabaya tidak ada yang seenak di Probolinggo.
Lanjut ke makam, sebenarnya ini adalah pengalaman Felix pertama ke makam. Untungnya kekhawatiran saya Felix akan rewel tidak terjadi, dia cukup menikmati pergi ke tempat baru. Saat saya bilang ini mak dari mami dia tampaknya belum paham, hanya menaggapi “Tuhan Yesus” (di nisan mami saya ada gambar salib dan dikelilingi malaikat).
![]() |
| selfie sebelum makan |
Lanjut shopping sebentar dan makan siang di salah satu café di Probolinggo yang lumayan banget tempatnya dan lumayan murah harganya terutama bila dibandingkan dengan harga di Surabaya untuk rasa dan fasilitas yang sama. Setelah makan siang Felix bobo, padahal rencana mau ke pasar ikan, lanjut saja ke pasar ikan di Pelabuhan Probolinggo, karena harganya miring terutama bila dibandingkan harga Surabaya, bahkan bisa selisih sampai 40%.
Karena lebih murah tiap kali ke Probolinggo kami selalu belanja di Pasar Ikan, dari Surabaya sudah bawa Styrofoam yang sudah lama kami beli dan es batu. Kali ini saya membeli kepiting 1 kg (tidak boleh terlalu banyak karena kolesterol tinggi), kerang 2 kg, ikan barracuda 2 ekor (skitar 2 kg), ikan mata lebar (orang probolinggo menyebutnya matla, saya sendiri baru kali ini tahu walaupun saya orang probolinggo), ikan tuna, sejenis tongkol 1 kg dengan ukuran besar, dan tentunya simping 3 kg.
Simping/srimping/scallop (bahasa inggris) adalah sejenis kerang. Saya sendiri baru mengenal simping saat di Surabaya walaupun saya orang Probolinggo dan saya pertama kali makan di Semarang, OMG….Simping untuk di kuliner internasional termasuk makanan mahal, sehingga banyak perusahaan pengolahan ikan yang meniru bentuknya dan diberi nama scallop tetapi dibuat dari daging ikan dicampur aneka tepung dan bumbu. Tapi harus diakui rasa scallop memang aduhai.
Kali ini resep yang saya upload untuk olahan Simping. Banyak sek
Scallop / simping masak sambal goreng kecap
Bahan:
500 gr scallop kupas
2 cm lengkuas dimemarkan
2 lembar daun salam
4 siung bawang putih
5 siung bawang merah
½ sdt garam
½ sdt gula pasir
3 sdm kecap manis
Bisa ditambah tomat (agar rasa segar), jahe (untuk menghilangkan aroma amis), dan Lombok (untuk menambah selera makan)
Cara membuat:
siapkan semua bahan dan bumbu
tumis lengkuas, daun salam, bawang merah dan bawang putih hingga harum (atau bisa ditambah tomat, jahe, Lombok, sesuai selera)
masukkan scallop/simping tumis hingga setengah matang dan mulai mengkerut
tambahkan sedikit air untuk mematangkan dan masak selama 5 menit
siap disantap dengan nasi hangat
Bila tidak ada scallop bisa diganti dengan kerang kupas, tahu-tempe yang sudah digoreng setengah matang, tahu setengah matang diberi kerang dan kacang panjang dll. Ini adalah resep dasar resep sambal goreng kecap.
Bila suka dengan sedikit variasi bisa ditambah Lombok hijau dan petai atau ale semacam kecambah dengan aroma petai tetapi aromanya lebih lembut), semakin oke rasanya, saya yang nulis aja sampai menelan ludah. Kalau dengan tambahan Lombok hijau dan ale nikmat banget kalau yang ditumis rebusan daging kisi yang sudah empuk dan udang. Ini hidangan favorit saya dan hubby.
Masaknya mudah, bahan sederhana dan mudah dicari, yang pasti rasanya enak, apalagi dimakan dengan nasi hangat dan krupuk…
Scallop Morney (baked scallop)
Bahan:
½ kg scallop/simping di lepas dari cangkang
100 gr mozzarella cheese
3 siung bawang putih dicincang halus (enak juga ditambah bawang bombay yang dicincang halus)
¼ sdt blackpepper
2 sdm mayonnaise
¼ sdt garam
¼ sdt rempah Italia: campuran thyme, oregano, sage, basil, parsley. Marojam, rosemary (saya skip karena tidak ada di rumah)
¼ sdt mustard (bila suka, saya skip karena tidak punya stok di rumah)
Cara membuat:
panaskan oven suhu 250 deg C
tata kulit scallop yang sudah dicuci, saya taruh 2 scallop di tiap cangkang
aduk semua bumbu: bawang putih cincang (bawang Bombay cincang opsional), mayonaise, garam, blackpepper , rempah Italia bila ada.
setelah scallop ditata di atas cangkang, tuang dengan campuran bumbu lalu beri potongan mozzarella cheese dan taburi dengan sedikit aneka bumbu kering, untuk hiasan
masukkan oven yang sudah dipanaskan selama 10-15menit sampai cairan dari scallop keluar
siap dimakan saat hangat
Scallop morney adalah salah satu hidangan appetizer/pembuka khas Italia. Di mana cangkang scallop digunakan sebagai alas/wadah scallop nya langsung hap. Sangat nikmat dinikmati saat hangat, dengan lumeran keju dan gurihnya scallop dan bawang….
Pertama kali makan hidangan ini waktu di Probolinggo, saat makan bersama keluarga sahabat kecil saya Ria, dimasakkan oleh Mbak Ira, thank ya mbak resepnya. Dan tentunya hubby doyan banget.
Silahkan dicoba ya resepnya, dijamin uenakkkk.
Langganan:
Postingan (Atom)












