Tampilkan postingan dengan label resep western food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resep western food. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 April 2016

Bistik daging

Ini juga salah satu makanan favorit saya, saya memang pecinta daging (meatlover), wkwkwkw. Tiap kali mami saya masak bistik saya pasti awalnya hanya makan nasi dengan kuahnya dan setelah selesai makan baru terakhir makan bistik komplitnya lengkap dengan dagingnya. Enak banget kalo makan bistik sat sore-sore sambil nonton TV dan ngobrol-ngobrol. Saya bisa habis 2 piring nasi kalau makan bistik, lupa daratan

Bahan:
2 siung bawang  putih
½ kg daging sapi lulur dalam (bila menggunakan bagian lain hasilnya kurang lembut)
½ kg tomat cuci bersih, potong jadi 8 direbus hingga lumat dan setelah dingin bisa diblender dan disaring, diambil sarinya saja
5 sdm saus tomat
4 sdm gula
2 sdt garam
6 sdm kecap manis
¼ sdt merica bubuk
1 sdm tepung maizena yang dilarutkan dengan 3 sdm air (saya biasa skip karena hubby tidak suka yang kental)
½ sdt pala bubuk

Cara membuat:
  1. bawang putih diulek hingga halus tambahkan kecap manis, merica dan pala
  2. daging dicuci bersih, lalu keringkan dengan tissue dapur agar kering lalu tusuk-tusuk dengan garpu (hasil lebih enak) atau dengan alat/palu untuk bistik sampai daging lembut
  3. masukkan daging ke bumbu kecap tadi dan diamkan +/- 30 menit
  4. didihkan 1,5 liter air dan masukkan daging yang sudah direndam bersama semua bumbunya biarkan mendidih selama 15 menit agar empuk
  5. masukkan sari tomat dan bumbu lain
  6. cicipin bila sudah OK bisa ditambahkan maizena dan siap dihidangkan

Bahan pelengkap:
    • ½ kg wortel potong korek api ukuran 3*0.5*0.5cm rebus
    • ¼ kg baby buncis potong @3 cm rebus
    • 4 butir telur rebus
    • Selada segar
    • ½ kg Kentang bisa  di goreng bentuk French fries atau dibuat keripik kentang (kalau saya suka yang keripik kentang), sehingga waktu makan terasa berbagai tekstur, atau mau dibuat mashed potato juga bisa
    • Mentimun segar potong kotak-kotak tipis


lebih nikmat bila dimakan keesokan harinya karena semakin kental dan meresap, membayangkan saja sudah menetes air liur saya, wkwkwkw.

Sabtu, 09 April 2016

Sup Merah

Sekali lagi agar resep keluarga tidak lenyap, saya mau sedikit mengabadikan resepnya dengan berbagi. Tiap orang/keluarga punya resep rahasianya sendiri-sendiri, dan pada umumnya masakan ibunya adalah yang paling enak, karena dari kecil kita sudah biasa merasakannya dan terbiasa, khusus buat orang yang biasa makan di rumah. Buat saya, masakan mami saya adalah yang paling enak, bahkan resto mahal pun tidak ada yang bisa menandingi, sayangnya saya belum banyak belajar dari beliau.

Saya sendiri bersyukur, karena hubby suka masakan saya, entah memang suka atau karena terpaksa…. Wkwkwk. Saya pribadi sangat gemar dengan sup merah, dulu saat saya kecil menu ini tidak sering dimasak oleh mami saya karena bahannya yang lumayan mahal walaupun  pembuatannya mudah. Mami saya memasak sup merah hanya bila anaknya minta.

Bakso udang goreng:
¼ kg udang kupas bersih, cuci bersih dan haluskan, rasa original menggunakan ulekan manual
2 sdm tepung terigu
1 butir telur
¼ sdt garam
Sedikit merica

Campur semua bahan, masukkan plastik dan goreng sedikit untuk mencoba rasanya. Setelah rasa cukup, digoreng bentuk melingkar seperti usus ayam dan setelah matang dipotong panjang 1 cm untuk nanti dimasukkan ke dalam sup merah. Bakso udang goreng ini yang membuat sup merah terasa special.

Bakso udang ini bisa juga dimakan dengan nasi hangat dan saus tomat/ saus sambal atau kecap, yummy.

Sup merah:
Bahan:
½ kg wortel kupas dan cuci bersih dan potong dadu 0.5*0.5*0.5 cm
1 kaleng kacang polong (bisa skip, kalau saya sih biasanya ½ kaleng)
Daging maling (non halal) potong dadu 1*1*1 cm, bisa skip
Sosis sapi, lebih enak bila menggunakan sosis yang ada aroma asapnya
½ kg dada ayam yang sudah direbus dan dipotong dadu 0.5*0.5*0.5 cm
½ kg tomat cuci bersih, potong jadi 8 direbus hingga lumat dan setelah dingin bisa diblender dan disaring, diambil sarinya saja
Kaldu ayam pada saat merebus ayam
5 sdm saus tomat
4 sdm gula
2 sdt garam
3 sdm kecap manis
¼ sdt merica bubuk
1 sdm tepung maizena yang dilarutkan dengan 3 sdm air (saya biasa skip karena hubby tidak suka yang kental)
½ sdt pala bubuk
Segenggam bawang merah goreng dan sedikit bawang putih goreng (yang bentuk slice, biasanya saya beli jadi) tinggal dihaluskan.

Cara membuat:
  1. rebus kaldu ayam
  2. masukkan ayam, wortel, bakso udang, daging maling, sosis yang sudah dipotong-potong
  3. masukkan semua bumbu termasuk bawang yang sudah dihaluskan
  4. masukkan blenderan tomat
  5. tunggu mendidih, coba rasakan bila kurang sesuai selera bisa dityambah sesuai selera
  6. masukkan larutan tepung maizena
  7. tunggu mendidih dan siap disajikan

Note:
  • saya lebih suka bila tidak langsung dihidangkan tapi lebih nikmat bila mau dimakan besok pagi, kita masak malam dan besok pagi tinggal di panaskan lagi, rasanya lebih legit dan meresap
  • enak sekali dimakan dengan roti yang dipanggang kering tinggal disiram ke atasnya.

Senin, 23 Maret 2015

home made pizza


Bahan-bahan

Tepung Terigu 180 gram
Ragi 1 sendok teh
minyak zaitun/ minyak sayur 2 sendok makan
Garam 1 sendok teh
saus spagheti 3 sendok makan
Daging giling tumis 1 sdm
Saus Tomat 1 sendok makan
Gula Pasir 1 sendok teh
Paprika Merah secukupnya
Sosis Sapi 2 buah
Keju Cheddar
secukupnya
melted cheese secukupnya

Cara membuat

1. Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu dan garam, aduk rata. Masukkan larutan ragi, minyak makan, aduk hingga semua bahan tercampur dan jadi adonan yang kasar, lembek sedikit basah. Tutup mangkuk dengan kain, biarkan di suhu ruang selama 1 jam hingga mengembang. Masukkan adonan ke kulkas dan biarkan 1 - 2 jam lagi dalam posisi tertutup kain. Adonan boleh disimpan dlm kulkas maksimal maks 7 jam. katanya semakin lama semakin bagus adonannya. Saya cuma sampai 2 jam :D seteah dikeluarkan dari kulkas adonan telah mengembang sempurna siap di topping dan di panggang.
2. Sambil nunggu adonan roti yang didiamkan, siapakan bahan-bahan saus dan topping. Untuk Saus, aduk saus spaghetti, saus sambel, saus tomat, gula pasir. Kalau mau lebih pedas bisa di tambah saus sambel sesuai selera. Untuk topping, potong2 paprika, sosis dan parut keju (biasanya untuk keju saya parut lagsung di atas pizza yg siap di oven). Topping sesuai selera, apapn bisa dtambahkan, salami, telur, jagung, dll.
3. Setelah keluar dari kulkas, lebarkan adonan di atas loyang. Bila ingin hasil bagus saat menggilas adonan, taruh di meja yang ditaburi tepung. Lalu taruh di Loyang yang sudah dioles minyak sayur/minyak zaitun. Beri topping sesuai selera, panaskan oven  suhu 200 C dengan api bawah.
4. ratakan campuran saus di atas adonan. tata potongan paprika dan sosis. Kalo mau tambahkan topping2 lain juga bisa, sesuai selera dan budget. Setelah selesai atur topping, parutkan keju di atas pizza
5. Panggang sampai 20 menit. Atau sampai roti kecoklatan dan matang.

Bila tidak mau menggunakan saus spaghetti instan:
Tumis bawang putih cincang dan bawang bombai yang sudah dirajang halus, tambahkan daging giling, masak hingga setengah matang (berubah warna), lalu tambahkan saus tomat (pasta tomat bila ada), gula garam, merica (lebih enak dengan merica hitam), oregano. Tambahkan sedikit air dan masak hingga mengental dan siap digunakan.
With some modification source from: https://dapurmasak.com/resep/pizza-mudah-buat-si-malas-3410

resep adonan/dough di atas cocok untuk yang suka pizza dengan kulit yang mengenyangkan. Saya sendiri lebih suka kulit yang empuk seperti roti, caranya: uleni 300 gram tepung terigu protein tinggi, 2 sdm gula, 180 ml air, 1/2 bks ragi (1 bks 11 grm), uleni hingga kalis. Setelah kalis tambahkan 1/2 sdt garam, 2 sdm olive oil, 1 sdm butter lalu diuleni hingga kalis. Jangan lupa dibanting-banting. Kemudian adonan diistirahatkan selama 1 jam sebelum dipanggang. Adonan bisa jadi 2 pizza ukuran besar, jadi adonan bisa disimpan di lemari es. Adonan kulit ini enak banget, penuh aroma karena ada olive oil dan butter. Selamat mencoba

Sabtu yang lalu, bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, kami nyepi di rumah, dan saatnya untuk saya untuk trial kue yang sudah lama sekali tertunda. Butuh tekad ekstra karena yang paling  tidak saya sukai saat membuat kue dengan basis roti adalah pada saat membuat adonan, karena harus mengeluarkan tenaga ekstra. Pada saat saya membuat adonan dan mulai membantingnya, Felix cukup terkejut dan memandang saya, dikira saya marah.

Saya sendiri cukup puas dengan trial kali ini. Rasanya enak dan cocok dengan lidah saya, saya sendiri lebih suka dibentuk calzone (seperti pastel) isinya di tengah sehingga tidak kering.

Sebenarnya membuat pizza, karena pagi saat sarapan saya membuat spaghetti dan ada saus yang lebih. Itupun saya menggunakan saus spaghetti instan. Lumayan, rasanya saya cocok kali ini. Resep pizzanya akan saya coba lagi lain kali.