Tampilkan postingan dengan label resep sambal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resep sambal. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Mei 2016

sambal terasi +jeruk nipis


Sabtu tg 14 Mei yang lalu saya off, dan  jujur saja tiap off saya punya keinginan yang besar untuk makan sambal/lalap. Kali ini pengen ikan laut, sebenarnya pengen ikan panggang dan belimbung wuluh, namun apa daya ngga dapat saat di pasar.

Walau makan sederhana, tetapi lahap banget, apalagi lihat hubby makan banyak sampai nambah-nambah happy banget. Saya sendiri, sedang ingin makan yang sederhana tapi nikmat, dan yang membuat nikmat memang bukan mahalnya makanan tetapi dengan siapa kita makan dan bagaimana menikmati makanan yang disantap.  Buat saya sendiri, ini mengingatkan saya pada kenangan masa sekolah saya, saat saya bisa makan siang di rumah dengan mami saya, jujur, ini pengalaman langka buat saya, karena beliau juga bekerja. Jarang sekali, mami saya bisa duduk makan bersama, karena beliau lebih sering sibuk di dapur dan mempersiapkan makanan. I love her so much, till can not say in words.

Langsung saja ke pembuatan sambalnya:

Bahan sambal:
10 buah lombok/cabe keriting atau bisa juga menggunakan cabai besar (cabe keriting lebih pedas rasanya)
3 buah Lombok rawit, bisa disesuaikan dengan selera
Seujung sendok the garam
½ sdt gula
Terasi goreng / panggang
1 buah jeruk nipis

Pelengkap:
Aneka sayur bisa mentah atau rebus, saya menggunakan sayur selada air yang direbus, setelah direbus tinggal disaring dan diperas
Cocok dengan ikan goreng atau ikan panggang (saya menggunakan ikan barracuda goreng dan ikan panggang pari / pe yang saya goreng untuk membuatnya benar-benar masak
Kerupuk, wajib buat saya
Nasi putih hangat yang banyak ya

Cara membuat:
  1. cuci bersih semua Lombok dan patah-patahkan sekitar 1-2 cm
  2. ulek kasar + garam dan gula, ulek hingga halus + terasi
  3. tambahkan perasan jeruk nipis, cantik juga bila sisa perasan jeruk ditinggalkan di cobek
  4. terakhir penyet lauknya / ikannya dan siap disantap

dijamin nagih makan yang begini, beneran lupa diet, sampai berkeringat.

Selasa, 08 Maret 2016

Sambal kacang

Sedikit cerita, sambal kacang ini adalah sambal favorit saya sedari masih SMP, saya paling suka sambal kacang dimakan dengan terong yang dipanggang di atas api langsung, lalu kulitnya yang gosong tinggal dikupas, saat masih panas dan terong yang masih panas itu langsung dipenyet di atas sambal kacang. Enak juga dimakan dengan labu siam/gondes-orang jawa timur / jipang – orang jawa tengah yang direbus, atau dengan kubis rebus, tahu goreng dimakan dengan nasi hangat dengan krupuk bawang yang warna putih plus ikan asin, sambil nulis aja uda mengalir nih air liur saya.
 
Saya sendiri jarang nih makan sambal, maklum kapan makan nya, secara senin – jumat kerja, bahkan sabtupun kerja. Jadi makan sambal hanya sekali-sekali dan harus benar-benar diniatin buatnya. Dan untuk melestarikan resep dari keluarga saya berikut resepnya:
 
Bahan:
Kacang tanah segenggam yang sudah digoreng
Bawang putih 2 siung digoreng utuh
Kemiri 2 butir, digoreng atau disangrai
Lombok merah besar, hanya untuk warna saja sesuai selera
Lombok rawit sesuai selera
Gula merah/gula jawa, sedikit saja, bisa skip
Garam ½ sdt
Gula 1 sdt
Asam jawa sedikit saja
 
Cara membuat:
Semua bahan diuleg/dihaluskan, enak manual (bukan blender) dan setelah halus disiram dengan air panas secukupnya (sekitar 50 ml), teksturnya kental  dan siap dimakan.
 
Rasa sambal kacang ini mirip bumbu pecel, bener-bener patut dicoba untuk variasi menu di rumah.