Selasa, 28 Februari 2017

Surabaya Travelling Cityguide

Ulang tahun Felix ingin dirayakan dengan kehadiran Kong, jadi saat imlek kami ke Parakan, Temanggung. Tanggal 27 Januari, malam imlek biasanya kami kumpul di rumah adik saya untuk makan bersama, kali ini kami perjalanan ke jawa tengah. Rencana awal berangkat jam 12 siang karena ada pesanan (sekalian cari uang saku buat pulang) kami pulang molor, baru berangkat jam 2 siang. Total ada 7 macam masakan yang saya buat: galantine, salad buah, sioke, roasted chicken, sauted vegetables, pom pom potatoes, brownies, bisa dibayangkan kan hebohnya dapur saya, wkwkwk dan karena berangkat telat nih hubby sudah marah-marah.

Ini tahun pertama kami imlek di Parakan. Tidak ada tradisi khusus, kami hanya ke makam di hari minggu dan kembali ke Surabaya hari senin, bersama kong dan ako dengan anaknya. Tentunya perjalanan lebih hidup saat pulang karena ramai penumpangnya.

Lanjut ulang tahun Felix tepat 8 Februari 2017 di sekolah, dengan tema paw patrol dan cars, dengan goodie bag cars untuk cowok dan princess untuk cewek, semua pilihan Felix sendiri. Ulang tahun di skul, dan kali ini saya bisa menyiapkan sweet corner lebih baik dari tahun lalu, dengan pudding, cupcake, brownies, popcorn, susu, permen dengan segala printablesnya, dekor dibantu miss skul, puji Tuhan semua berjalan lancar. Dan sepanjang acara Felix minta ditemani maminya, padahal biasanya dia lumayan berani tampil di depan umum, entah kenapa kalo ada maminya kok rada manja ya.

Kamis, 9 Feb 2017
Keesokan harinya, ako Dessy datang dari Bandung dengan 2 anaknya, Galuh, 4 tahun dan Satria, 1 tahun. Felix pulang skolah masih di daycare dan sore dijemput dan kami lanjut main ke Suroboyo Carnival, salah satu theme park di Surabaya, dengan konsep outdoor. Kami main bersama, tentunya yang paling senang si Felix dan Galuh karena memang mereka bisa menikmati.


Foto di komedi putar
Awal main komedi putar/ dan minta di lantai 2. Dan minta naik 2 kali, padahal yang dewasa udah pada pusing muter-muter. Lalu naik biang lala dan 2 anak ini tidak takut lho di ketinggian, karena saya menemani mereka, malah ketawa-ketawa. Kemudian anak-anak main beberapa mainan untuk anak-anak dan main bom bom car. Nih saat main bom bom car, mobil saya dan galuh ditabrak Felix sehingga Galuh kapok dan minta berhenti
Di lampion garden


Keluar dari bom bom car si Felix ajak main yang meningkatkan adrenalin, lupa nama mainannya, yang pasti ada lintasannya dan melaju cukup kencang maju dan mundur, sampai anak-anak teriak-teriak dan ketawa, dan mereka menikmati. Tinggi mereka pas untuk boleh naik mainan ini. Kemudian lanjut naik kereta dan mengitari taman lampion. Lalu kami makan dan pulang untuk istirahat.

Saat di Carnival ini, saya yang intens dengan Galuh sedikit banyak bisa merasakan bedanya handle anak cowok dan anak cewek. Pantesan saja banyak banget cewek yang bersahabat dengan mamanya.

Jumat, 10 Feb 2017
Para cucu pai drngan Kong

Pagi-pagi setelah sarapan dan mandi, para cucu, ada 4 orang berbaris untuk pai dengan Kong (pai yang tertunda, tapi masih dalam masa imlek karena belum 15 hari). Baru kami berangkat ke KBS, Kebun Binatang Surabaya, masuknya hanya 15 ribu/orang. Ini pengalaman Galuh pertama ke Kebun Binatang, sehingga mereka cukup menikmati jalan-jalannya. Biar seru saya bawa sayur untuk member makan rusa. Kami hanya sebentar di KBS karena banyak hiburan, seperti menunggang gajah, naik perahu boat yang tidak beroperasi di hari biasa.

KBS ini, sekarang sudah jauh lebih baik dan terawat lho, dan hewannya juga cukup lengkap sehingga lumayan bagus untuk edukasi anak-anak usia pra TK dan TK. Sayang sekali saat di KBS tidak sempat foto-foto karena sibuk menjelaskan ke anak-anak.

Pulang dari KBS kami makan dan lanjut foto sampai sore.

Keesokan harinya, saat keluarga Bandung harus pulang terjadilah tragedy, si Galuh ngga mau pulang karena seneng ada teman bermain yang seumuran, sama halnya dengan Felix. Ya Puji Tuhan mereka bisa menghabiskan waktu bersama dan bisa akur. Nanti entah kapan kami akan pergi berlibur bersama lagi.

Kamis, 02 Februari 2017

Outing di Taman Safari II, Prigen

Taman Safari II, Prigen, salah satu wisata edukasi di Jawa Timur yang hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam dari Surabaya, hawanya sejuk dan suasana yang memang dibuat sealami mungkin. Jujur, saya pribadi senang ke tempat ini, karena sangat menenangkan di tengah hiruk pikuk kehidupan di Surabaya yang serba macet, panas, polusi. Tiket masuk mulai dari Rp 85.000 sudah termasuk safari dan aneka show. Bagi para mommies yang mau ajak anak untuk mengenalkan aneka satwa beserta lingkungan alaminya sangat cocok, karena satwa terawat dengan baik.

Sabtu tg 21 Januari 2017 yang lalu sekolah mengadakam outing ke Taman Safari 2, Prigen. Kami berangkat jam 7.30 dari rumah bersama sahabat nya Noel, setiba di sana dibagikan souvenir lalu agar suasana outing terasa anak sekolah didampingi 1 pendamping naik bus. Dan kami duduk di bangku paling depan. Sayang  sekali karena kami tidak bisa memberi makan satwa, padahal sudah bawa wortel dan sawi dari rumah. Selama wisata naik bus, sambil dijelaskan oleh kakak pemandu, Felix antusias sekali mendengarkan, apalagi ada banyak temannya juga.

Karena paket sekolah, sudah ditata untuk mengikuti semua show, tidak seperti saat kami pergi sendiri. Setelah selesai safari, lanjut show gajah, walaupun sedikit gerimis dan ngantuk tetep nonton. Lucu juga sebenarnya bisa menonton para gajah bersandiwara. Lalu karena ada paket sekolah diberi show tambahan aneka satwa sambil memasukkan untur pengetahuan. Hewan yang ditunjukkan antara lain: burung (burung hantu dan burung kakak tua), baby lion, anak buaya, anak ular. Satu hal yang saya tidak sangka, saat ditanya mengapa diberi nama burung hantu, dia berani menjawab walau salah, good job.

Setelah itu lanjut makan siang, Felix sama mami karena papi masih belum sehat,  jadi papi istirahat di mobil dan kami lanjut nonton show ikan lumba-lumba, berang-berang dan singa laut, lucu sekali. Lanjut menonton Jungle Boy, sedikit cerita dengan pesan agar manusia menjaga lingkungan. Karena ngantuk saat mami ambil sampah Felix sempat jatuh dan daun telinganya kena tepian tempat duduk dan memar, hikssss.

Lanjut seharusnya acara Baby zoo tapi karena hujan cukup deras, show ditiadakan karena acara diadakan di ruangan outdoor. Dan lanjut ke arena show terakhir Temple of terror, show terakhir yang menjadi penghujung acara dan cukup lucu dan dipadu berbagai effect sehingga cukup menarik. Dan di akhir acara ada ledakan yang membuat Felix kaget sampai mau menangis, langsung deh dipeluk. Selesai acara langsung pamit ke guru dan pulang. Kami makan di KFC Taman Dayu di perjalanan pulang, dan Karena tidak tidur siang, sepanjang jalan doi bobo.

Saya happy banget, karena benar-benar bisa spent time dengan Felix seharian.

Kamis, 19 Januari 2017

Sifon putih telur

Nemu resep olahan putih telur lagi nih dan sukses dipraktekkan, resep dari ci @tintinrayner. Happy banget saat bolunya jadi dsn puas dengan rasanya, enakkkk lembut, ngga rugi ngebelain beli loyang baru.

Sifon Putih telur

BAHAN A (aduk rata) 
·  80 gr Tepung terigu kunci 
·  12 gr maizena 
·  1/2 sdt Baking Powder

BAHAN B (aduk rata) : 
·  60 gr Minyak Goreng 
·  100 gr Santan kental instant /susu 
·  1 sdt Essens Pandan

Bahan adonan Putih : 
·  230 gr Putih Telur segar 
·  1/2 sdt Cream of tar2 
·  1/2 sdt Garam halus 
·  100 gr Gula Pasir

Langkah 
- Panaskan oven 170'C
 - aduk bahan A dan B dengan whisk hanya sampai rata dan kental 
- Kocok bahan adonan putih hingga mengembang dan soft peak (apabila gagang mixer diangkat akan membentuk ujung tumpul atau mirip jambul yang melengkung). 
- Masukkan bahan adonan putih, aduk balik hingga tercampur rata. - Oven hingga matang, selama kurang lebih 50-60 menit. 
- Setelah matang, balikkan loyang dengan disangga kaki-kaki loyang. Apabila memakai loyang chiffon yang tanpa kaki bisa disangga dengan leher botol. 
- Biarkan hingga benar-benar dingin baru kemudian dikeluarkan dari loyang dengan bantuan pisau atau spatula tipis.

Kamis, 05 Januari 2017

New years eve 2017

Benernya saya ingin travelling ke luar kota tetapi dengan pertimbangan bila akhir tahun lalu lintas biasanya ramai sehingga macet, secara hubby dan saya paling ngga suka bila menghadapi macet di jalanan jadi kami memutuskan tahun baru kali ini kita di Surabaya saja. Dan karena ada sedikit rejeki lebih di Desember ini, saya memutuskan kita nginap di hotel, search di Agoda dan deal. Sebelumnya sih sudah ada keinginan nginap di hotel walau di Surabaya saja. Ajak adik saya sih tapi kurang tertarik, jadi kami hanya bertiga saja stay di hotel.

Dengan berbagai pertimbangan akhirnya saya memilih hotel Sommerset, ya sedikit lebih mahal dibandingkan budget kita biasanya tetapi ya ngga papa lha ya, kan cuma setahun sekali, pertimbangan lain waktunya benar-benar menikmati libur bersama keluarga. Karena kalau di rumah pasti masih ngurus rumah, entah masak, cuci piring, sapu pel, beberes rumah dll. Jadi diputuskan sesekali menikmati hasil kerja keras selama setahun.

Kenapa pilih daerah barat, agar terasa pergi jauh dari rumah saja, kalau terlalu dekat atau sering kita lalui, masih ada perasaan tinggal di rumah. Sebenarnya hanya pindah tidur saja. Dan tentunya mau berenang, karena sudah beberapa bulan ingin berenang ada saja yang buat kami ngga jadi berenang.

Sampai hotel check in sekitar jam 2 siang dan antri lama untuk check in karena banyak pengunjung yang check in. Sambil menunggu papi check in saya menemani Felix main di playground, ini salah satu kelebihan bila menginap di hotel yang lumayan, ada playground untuk anak-anak, agar mereka tidak bosan, walaupun playground sederhana tetapi tetap saja mereka senang. Setelah dapat kamar, langsung masuk kamar, dan Felix sudah tidak sabar mau berenang, jadi setelah mutar-mutar melihat suasana kamar yang menurut saya cukup memuaskan, kami siap-siap berenang. Awalnya saya ajak Felix di kolam dalam, mau saya ajarin berenang, tetapi anaknya takut, dan karena saya juga tidak terlalu mahir akhirnya kami pindah ke kolam yang kedalamnya hanya 30 cm, alias hanya main air, tapi justru Felix bisa main dengan puas dengan teman-teman sebayanya dan pengawasan saya tidak terlalu susah. Seperti biasa saat diajak selesai ngga mau, dan akhirnya mau berhenti berenang setelah diinfo berendam di kamar, di bath tub.

Makan malam, kami makan malam biasa saja, sudah lama banget ingin makan di Aan Ping Lao, karena banyak teman yang review katanya enak, juga sering lihat review nya di acara kuliner jadi pengen, benernya udah lama banget pengen tetapi karena jauh ya, sudah deh diniatin makan malam ini selagi dekat. Dan kami makan di sana, sesuai review makan mie UP yang menjadi menu andalan mereka, lengkap dengan babi manis, babi asin, suwiran ayam Hainan dan bawang daun. Kami juga pesan bubur babi yang menurut saya recommended, daging babinya digiling lalu dibuat bulat-bulat, cita rasanya original dan beneran enakkkkkk. Kami juga pesen bakwan goreng babi. Menurut saya rasa dan harga cocok, enak kok dan patut dicoba bagi pecinta mie UP.
Mie UP dan bakwan goreng

Selesai makan kami balik hotel, walaupun sebenarnya diundang barbeque-an tapi karena hujan kami balik hotel. Dan sesuai perkiraan, jam 8 malam saya sudah terlelap, walaupun sudah bertahan agar tidak terlelap. Saya membacakan cerita pada Felix dan beberapa kali menunjukkan kembang api, namun saya tetap tidur jam 8 malam, sedangkan si papi sibuk beresin HP mami, thx ya pi, maklum saya gaptek, hanya bisa sebagai pengguna saja, wkwkwk (gitu kok bangga).

Keesokan harinya kami bangun lumayan pagi sekitar jam 6 pagi dan lanjut sarapan, puas dengan menu makanannya yang beragam dan ngga sampai kehabisan makanan, banyak daging, aneka roti, pudding, dll.

Setelah kenyang, saya dan Felix turun mau berenang. Tetapi karena melihat playground, main dulu baru berenang (main air saja), saya tidak ikutan karena sudah mulai terik. Main sebentar lanjut berendam di kamar untuk mandi dan kami pulang. Liburan usai. Di mobil dia sudah tertidur karena capek habis main air.

Tujuan tercapai, yeai, saya benar-benar istirahat (banyak tidur), saya memang jarang sekali menunggu moment pergantian tahun, buat saya sih sama saja wkwkwkw. Selain itu, saya juga lumayan banyak komunikasi dengan Felix, sesuai tujuan, karena memang sehari-hari saya biasa sibuk menyiapkan bekal nya atau kerjakan orderan.

Tahu petis

Dapat rejeki dari seorang sahabat oleh-oleh tahu dari Kediri. Putar otak cara menghabiskannya, dan karena bangun awal langsung buat tahu petis. Dan dimakan di pagi hari bersama-sama, si junior kurang suka karena aroma petis terlalu menyengat. Buat saya, makanan ini mengingatkan saya pada masa kecil saya, mami saya yang super kreatif, selalu membuat snack yang membuat kami bisa menikmati waktu untuk duduk bersama, walaupun cuma tahu goreng, bila dimakan bersama orang yang kita sayang pasti lebih nikmat.



Cara:

  • potong tahu dan rendam dalam ulekan bawang putih dan garam beberapa lama
  • goreng kering, lalu taburin dengan sedikit garam (dimakan begini aja sudah enak kok
  • Buat petisnya: ambil petis, kasih air, diberi rajangan daun bawang prei, cabe dan bawang putih, jangan lupa kasih garam dan gula, semua sesuai selera ya. Bila suka kental tambahkan larutan tepung maizena.

Rabu, 28 Desember 2016

Ontbijtkoek

Entah kenapa beberapa hari ini lagi kepingin makan ontbijtkoek, salah satu cake warisan Belanda dengan aroma bumbu spekuk (campuran kayu manis dan rempah lain). Beberapa kali beli di bakery tapi ngga ada yang cocok. Saya mencari ontbijtkoek yang lembut (bukan yang berat) dengan kenari di atasnya. Menurut sejarahnya sih, biasanya orang Belanda makan kue ini untuk menemani minum teh saat pagi atau sore hari. Ini salah satu kue kuno, aroma spekuk kira-kira seperti kukis merk spekulaas.

Dan karena pagi ini tidak ada pesanan dan susah beberapa hari ngga buat cake, ada telur lebih di rumah, bangun pagi, langsung saja memutuskan buat saja, resep dari @tintinrayner, salah satu baker yang saya kagum dengan kegigihannya trial resep, share resep, dan fotonya yang menggugah selera untuk segera dimakan. Dan pagi tadi saya buat dengan sedikit modifikasi di resepnya menjadi sbb:


ONTBIJTKOEK
Bahan-bahan :

  • 6 kuning telur
  • 3 putih telur
  • 100 gram gula aren bubuk/gula semut
  • 30 gram gula pasir
  • 90 gram tepung terigu protein sedang (all purpose flour)
  • 10 gram susu bubuk
  • 1,5 sdt bumbu spekoek (peres/rata)
  • 80 gram margarin/butter, lelehkan
  • Almond slice/kenari untuk taburan
Cara membuat:
  1. Kocok telur, gula aren bubuk, gula pasir hingga mengembang, kental dan berjejak. 
  2. Masukkan campuran tepung terigu, susu bubuk dan bumbu spekoek yang sudah diayak secara bertahap. Aduk rata.Masukkan margarin/butter leleh. Aduk balik hingga merata.
  3. Tuang ke loyang ukuran 22x22 cm tinggi 7cm yang sudah dialas kertas roti dan dioles margarin. Taburi almond/kenari.
  4. Panggang dalam oven suhu 180'C hingga matang (sekitar 30 menit). Test sentuh dan test tusuk. Angkat dan segera keluarkan dari loyang. Dinginkan.
Saya puassss dengan rasa kuenya, tepat seperti harapan saya, dan saya habis 4 potong langsung di pagi hari, lupakan diet untuk hari ini. entah kapan mau trial resep lain. Yang mau coba buat, silahkan, prosesnya cepat dan tidak terlalu susah kok.


The contents of this email (including any attachment) are confidential and privileged and only intended for the recipient(s) addressed above. If you received this email by error, please notify the sender immediately and delete the email (and all attachments) from your mail box without reading, storing and/or disseminating any of its contents (in any form) to any person. If you are not the intended recipient, please be informed that any dissemination, distribution, copying of this message, or any attachment is strictly prohibited.
  ­­  

Senin, 26 Desember 2016

Natal 2016

Setiap orang kristiani selalu merayakan hari Natal sebagai hari kelahiran Yesus, Sang Juruselamat umat manusia. Di mana biasanya keluarga berkumpul dan makan bersama. Karena memang inti natal adalah kebersamaan bersama keluarga untuk saling berbagi cerita.
selagi mau foto bersama saat makan dengan teman kantor

Di keluarga saya memang tidak terbiasa merayakan natal secara berlebihan dengan pesta atau kado yang banyak di bawah pohon natal. Saat natal biasanya kami hanya memasang pohon natal dan makan bersama saja. Tapi jujur, saya merindukan natal di mana keluarga berkumpul dan makan bersama, bukan karena makanan nya, makanan yang enak, mewah tetapi momen kebersamaan itu yang membuat rasa kekeluargaan itu sungguh membahagiakan.

Natal tahun ini natal ke-3 Felix dan sekaligus pertama kalinya dia mengikuti misa malam Natal. Akhir-akhir ini dia sudah bisa mengikuti misa dari awal sampai akhir, good job, karena biasanya dia ikut sekolah minggu atau sekedar minta keluar dari gereja hanya sekedar melepas bosan. Semoga sampai kelak engkau masih ma uterus mengikuti misa dari awal hingga akhir.

Tgl 24 Des 2016 saya sedang jatah libur dan Puji Tuhan ada beberapa pesanan yang harus saya selesaikan. Puji Tuhan ada order masuk, rejeki di hari Natal. Dan sorenya kami pergi misa malam Natal di Paroki Gembala Yang Baik, Surabaya. Karena bosan dan ngantuk dan lapar, tentunya beberapa kali dia bosan, maklum namanya juga anak kecil yang belum genap berusia 4 tahun. Pulang gereja, request makan Pizza, dan mampirlah kita di Pizza Hut. Memang dari pagi sudah minta mami untuk buat Pizza. Dan saat ditanya apa besok tetep mau Pizza, jawabnya iya.
ngga sabar mau makannnn

Pulang Gereja, siap-siap tidur malam setelah seharian beraktivitas, buka handphone dan saya membaca message ada papi salah seorang sahabat yang meninggal dunia, langsung hati saya tidak tenang. Sungguh tidak disangka, dan tepat di malam Natal, di saat yang lai sedang berkumpul bersama keluarga makan malam bersama, ada sahabat saya yang sedang berduka.

Pagi, 25 Des 2016, saya masih malas beranjak dari tempat tidur jadi sambil buka HP dan turun beberapa saat kemudian, saling mengucapkan selamat Natal, saling berpelukan dan cium kening dan langsung buat Pizza. Kali ini saya libatkan Felix, saat adonan sudah kalis, saya minta dia ikut mengadon, membanting adonan. Dan setelah di-proofing selama setengah jam saya ajak lagi Felix untuk menabur isiannya. Secara waktu  memang jadi lebih lama mengerjakannya, tetapi saya mau mengajarkan Felix bahwa untuk mendapatkan sesuatu, kita juga perlu usaha. Hasil akan sesuai dengan usaha kita. Saya ingin dia tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tidak banyak tergantung pada orang lain.

Dan sorenya, saya makan malam bersama keluarga adik saya, hanya makan malam bersama biasa. Tetapi setidaknya kami masih bisa meluangkan waktu bersama di Natal ini. Walaupun kami tinggal dalam 1 kota tetapi frekuensi bertemunya juga jarang.
Saat malam, saya termenung, setiap Natal punya cerita. Teringat saat saya masih mengandung Felix di malam natal saat makan malam bersama mama dan papa mertua memerima kabar gembira, seorang sahabat yang melahirkan. Natal tahun ini, papi seorang sahabat meninggal. Satu hal yang pasti, Natal buat saya adalah momen untuk berkumpul bersama keluarga, walaupun hanya kami bertiga, sebagai keluarga kecil, tetapi kami bahagia  bisa melalui natal tahun ini dan kami masih menantikan natal-natal di tahun-tahun ke depan, semoga di depan masih banyak Natal yang bisa kami lalui dengan kegembiraan.

foto di depan kesukaannya transformer paling suka dengan Bumblebee di Lenmarc