Rabu, 03 Agustus 2016

Hash - HHH

Tanggal 12 Juni yang lalu di lingkungan kami mengadakan acara keakraban antar warga dengan mengikuti jalan bersama klub Hash (HHH = house hash harrier). Klub ini sudah lama ada di Surabaya dan sekitarnya, bahkan semasa saya kuliah saya beberapa kali mengikuti. Dari dulu uang konsumsinya tetap hanya Rp 10.000 saja. Ada 3 kategori rute yang bisa dipilih: short, medium, dan long, lokasinya pun berpindah-pindah agar peserta tidak bosan.
 
Singkat cerita, minggu pagi jam 10.00 kami kumpul di rumah salah satu warga dan berangkat jam 10.30 langsung menuju lokasi di daerah Trawas, Vanda Gardenia, tiba di sana karena “F” baru bangun tidur, saya beli sate untuk makan siangnya karena sudah saatnya makan siang, tapi ngga dimakan karena masih ngatuk.

 
Kami lanjut jalan kaki, tentunya kami mengambil rute short, wkwkwkwkw. Di awal perjalanan, secara bergantian kami gendong si “F” dan bisa ditebak kan kalo kami di barisan paling belakang, wkwkwkwk, puji tuhan para panitia sangat sabar menemani kami berjalan di barisan paling belakang, walaupun tampaknya kaki mereka udah gatel pengen lari aja. Saya salut banget dengan para panitia walaupun mereka sudah tua (para pensiunan dengan usia di atas 60 tahun masih semangat jalan dengan stamina yang tidak bisa diremehkan (saya aja ngga kuat, wkwkwkwk),  mereka ramah dan baik sekali.
 
Akhirnya rute short sudah bisa kami selesaikan dan di akhir rute “F” mau jalan sendiri, puji Tuhan, setelah makan jelly dan oreo, fiuh ternyata BT karena lapar. Setelah tiba di tempat kumpul langsung makan siang deh, makannya sup daging dengan sambal taoco, enak lho, dan ada lagi makanan tradisional yang sudah lama sekali saya pengen tapi ngga mungkin saya buat karena hanya saya yang mau, bubur sagu lengkap dengan ketela/ubi jalar, cukup bisa menghapus kerinduan saya.
 
Setelah olahraga, lanjut ke villa salah satu warga lingkungan, yang memang semalam sebelumnya, beberapa lansia sudah berangkat terlebih dahulu dan menginap di sana. Di villa ada kolam renang, dan tentunya “F” berenang, senang sekali dia berenang. Disediakan juga es blewah dan ronde, pisang goreng, dan rujak, sangat menyenangkan. Selama di villa, “F” juga naik kuda keliling komplek, ini juga terinspirasi anak-anak remaja yang juga pada naik kuda. Sedangkan saya menikmati sore mendengarkan lagu jadul yang dinyanyikan para remaja yang masih berusia SMP yang paham lagu dari Westlife, serasa teringat masa SMU.

 
Kami menuju ke Surabaya sekitar jam 5 sore dan makan malam sebentar di Soto Gondrong, dan seperti biasa karena kecapekan “F” muntah, padahal yang dimakan sudah banyak, stress lha si emak. Lanjut makan lagi dan di perjalanan pulang dia bobo.
 
Saya happy banget bisa jalan-jalan keluar kota, menikmati segarnya udara perbukitan, hijaunya dedaunan yang masih alami, dan sejuknya udara, seandainya bisa sering-sering refreshing.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar