Senin, 26 Desember 2016

Natal 2016

Setiap orang kristiani selalu merayakan hari Natal sebagai hari kelahiran Yesus, Sang Juruselamat umat manusia. Di mana biasanya keluarga berkumpul dan makan bersama. Karena memang inti natal adalah kebersamaan bersama keluarga untuk saling berbagi cerita.
selagi mau foto bersama saat makan dengan teman kantor

Di keluarga saya memang tidak terbiasa merayakan natal secara berlebihan dengan pesta atau kado yang banyak di bawah pohon natal. Saat natal biasanya kami hanya memasang pohon natal dan makan bersama saja. Tapi jujur, saya merindukan natal di mana keluarga berkumpul dan makan bersama, bukan karena makanan nya, makanan yang enak, mewah tetapi momen kebersamaan itu yang membuat rasa kekeluargaan itu sungguh membahagiakan.

Natal tahun ini natal ke-3 Felix dan sekaligus pertama kalinya dia mengikuti misa malam Natal. Akhir-akhir ini dia sudah bisa mengikuti misa dari awal sampai akhir, good job, karena biasanya dia ikut sekolah minggu atau sekedar minta keluar dari gereja hanya sekedar melepas bosan. Semoga sampai kelak engkau masih ma uterus mengikuti misa dari awal hingga akhir.

Tgl 24 Des 2016 saya sedang jatah libur dan Puji Tuhan ada beberapa pesanan yang harus saya selesaikan. Puji Tuhan ada order masuk, rejeki di hari Natal. Dan sorenya kami pergi misa malam Natal di Paroki Gembala Yang Baik, Surabaya. Karena bosan dan ngantuk dan lapar, tentunya beberapa kali dia bosan, maklum namanya juga anak kecil yang belum genap berusia 4 tahun. Pulang gereja, request makan Pizza, dan mampirlah kita di Pizza Hut. Memang dari pagi sudah minta mami untuk buat Pizza. Dan saat ditanya apa besok tetep mau Pizza, jawabnya iya.
ngga sabar mau makannnn

Pulang Gereja, siap-siap tidur malam setelah seharian beraktivitas, buka handphone dan saya membaca message ada papi salah seorang sahabat yang meninggal dunia, langsung hati saya tidak tenang. Sungguh tidak disangka, dan tepat di malam Natal, di saat yang lai sedang berkumpul bersama keluarga makan malam bersama, ada sahabat saya yang sedang berduka.

Pagi, 25 Des 2016, saya masih malas beranjak dari tempat tidur jadi sambil buka HP dan turun beberapa saat kemudian, saling mengucapkan selamat Natal, saling berpelukan dan cium kening dan langsung buat Pizza. Kali ini saya libatkan Felix, saat adonan sudah kalis, saya minta dia ikut mengadon, membanting adonan. Dan setelah di-proofing selama setengah jam saya ajak lagi Felix untuk menabur isiannya. Secara waktu  memang jadi lebih lama mengerjakannya, tetapi saya mau mengajarkan Felix bahwa untuk mendapatkan sesuatu, kita juga perlu usaha. Hasil akan sesuai dengan usaha kita. Saya ingin dia tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tidak banyak tergantung pada orang lain.

Dan sorenya, saya makan malam bersama keluarga adik saya, hanya makan malam bersama biasa. Tetapi setidaknya kami masih bisa meluangkan waktu bersama di Natal ini. Walaupun kami tinggal dalam 1 kota tetapi frekuensi bertemunya juga jarang.
Saat malam, saya termenung, setiap Natal punya cerita. Teringat saat saya masih mengandung Felix di malam natal saat makan malam bersama mama dan papa mertua memerima kabar gembira, seorang sahabat yang melahirkan. Natal tahun ini, papi seorang sahabat meninggal. Satu hal yang pasti, Natal buat saya adalah momen untuk berkumpul bersama keluarga, walaupun hanya kami bertiga, sebagai keluarga kecil, tetapi kami bahagia  bisa melalui natal tahun ini dan kami masih menantikan natal-natal di tahun-tahun ke depan, semoga di depan masih banyak Natal yang bisa kami lalui dengan kegembiraan.

foto di depan kesukaannya transformer paling suka dengan Bumblebee di Lenmarc



Tidak ada komentar:

Posting Komentar