Kamis, 05 Oktober 2017

Mangrove, Surabaya

Ada tanggal merah, 1 September 2017 yang lalu, cuss holiday, maklum saya suka banget jalan-jalan, kali ini kami jalan-jalan hemat dulu di dalam kota. Nih badan udah ngajak holiday, masa waktu hanya dipakai kerja, kita kan juga harus menikmati hasil kerja kita. Pilihan kali ini kita ke Ekowisata Mangrove Wonorejo. Sebenarnya saya sudah lama ingin ke tempat ini, tetapi si Papi ogah, lebih suka di rumah dan istirahat seharian.

Kali ini kami playdate bersama sohibnya si Noel dan kami bertemu di lokasi. Menuju lokasi juga termasuk mudah, kami menggunakan bantuan GPS tentunya. Bagi yang domisili di Surabaya, mudah kok, perempatan stikom, masuk saja kea rah timur dan aka nada banyak petunjuk, dari perumahan Green Semanggi Mangrove masih terus kea rah timur. Tiba di lokasi kami hanya menunggu sekitar 10 menit sebelum Noel datang, dan 10 menit kami gunakan untuk menjelaskan mengenai ekosistem. Mungkin susah dipahami konsepnya, tapi setidaknya kami berusaha mengenalkan.

Di jalan setapak
Memasuki lokasi kami hanya membayar biaya parkir dan kami langsung masuk  melewati jalan setapak dari kayu. Si Noel yang awalnya sedikit takut dengan ketinggian akhirnya lupa. Tentunya kami tidak lupa foto-foto. Di jalan setapak, banyak sekali tanaman bakau yang sungguh rindang membuat mata ini segar dengan warna hijau daun. Dan ada beberapa gazebo dan beberapa penyedia jasa foto bila ingin mengabadikan moment.

Tunggu kapal, maklum suasana sedang sepi.
Setelah foto-foto kami berjalan terus menuju arah kapal, dan ada monyet dan ular di sana. Kami memberi makan monyet nya sementara, karena memang saya membaya sayur (awalnya ingin lanjut ke Kebun Bibit 2). Bila ingin masuk jogging track harus membayar Rp 15.000/orang, dengan jalanan yang dikelilingi oleh tanaman bakau. Kami tidak masuk ke jogging track nya tapi lanjut naik perahu/kapal sepanjang sungai sekitar 5 km dengan pohon bakau di tepian sungai yang begitu rimbun dan sepanjang perjalanan itu, kami beberapa kali melihat sebagian spesies burung yang ada di Ekowisata Rimba Mangrove Wonorejo.

Di atas kapal
Di perahu kami duduk paling depan, maklum penumpang hanya 10 orang. Dan anginnya begitu kencang dengan udara khas pantai yang lama sekali tidak saya rasakan, karena memang saya dulu tinggal di Probolinggo dan lumayan sering ke pantai baik bersama keluarga maupun bersama teman-teman. Udara pantai yang seakan membangkitkan memori yang menyenangkan. Tiket perahu per orang sekitar Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak.

Suasana di gazebo
Setibanya di muara, perahu parkir dan kemudian kami turun menaiki tangga, dan di muara ada beberapa gazebo. Dan kami memilih gazebo paling ujung. Di Gazebo kami hanya duduk dan klesetan, dan anak-anak makan snack. Sungguh cukup menenangkan di tengah hiruk pikuknya kota Surabaya, di sana hanya duduk di tepi pantai dengan hembusan angin dan pemandangan laut yang luas dengan beberapa kapal besar di kejauhan. Kami hanya bertahan sekitar 1 jam di gazebo dan kembali dan lanjut pulang karena sudah siang.

Berikut informasi lengkapnya:
Harga Ticket Masuk Ekowisata Rimba Mangrove Wonorejo
Masuk : free
Perahu: Rp 25. 000 untuk dewasa serta Rp 15. 000 untuk anak-anak.
Untuk cost parkirnya pengunjung mesti membayar Rp 2. 000, – per motor serta Rp 5. 000, – per mobil.
Jam Operasional Ekowisata Rimba Mangrove Wonorejo
Kamu dapat berkunjung ke Ekowisata Rimba Mangrove Wonorejo mulai jam 08. 00-16. 00 WIB
Alamat Komplit Ekowisata Rimba Mangrove Wonorejo
Jl. Bozem Wonorejo, Wonorejo, Rungkut, Wonorejo, Rungkut,

1 komentar:

  1. Ini panas banget bukannya? Kapan hari sdh sampe di sana sekitar jam 9 pagi, baru masuk sdh lgs pulang lg gak tahan panasnya :D

    BalasHapus